Cakrawala DaerahCakrawala NewsHeadline

Gunung Semeru Meletus Enam Kali dalam Sehari Masyarakat Diminta Waspada

×

Gunung Semeru Meletus Enam Kali dalam Sehari Masyarakat Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini
Gunung Semeru erupsi dengan letusan setinggi 1 km
Gunung Semeru erupsi dengan letusan setinggi 1 km

Cakrawalanews.co-Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan pada Senin pagi.

Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut tercatat mengalami enam kali erupsi dengan tinggi kolom abu yang bervariasi antara 300 meter hingga 1 kilometer di atas puncak. Rangkaian letusan ini dimulai sejak dini hari pada pukul 00.22 WIB dan terus berlanjut hingga pukul 08.36 WIB.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, melaporkan bahwa letusan terbesar terjadi pada pukul 05.19 WIB.

Pada momen tersebut, kolom abu teramati mencapai ketinggian sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu yang berwarna putih hingga kelabu tersebut bergerak dengan intensitas sedang menuju arah timur laut.

Berdasarkan pengamatan seismik sepanjang periode 00.00 hingga 06.00 WIB, terekam 36 kali gempa letusan, sejumlah gempa guguran, serta getaran harmonik yang menandakan masih tingginya aktivitas magma di dalam kawah.

Hingga saat ini, Gunung Semeru masih bertahan pada status Siaga atau Level III. Mengingat kondisi tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan rekomendasi ketat bagi warga dan wisatawan.

Masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, warga diminta menjauhi sempadan sungai di sepanjang aliran Besuk Kobokan karena adanya risiko perluasan awan panas dan aliran lahar yang bisa mencapai jarak 17 kilometer dari puncak.

Keamanan di sekitar kawah juga menjadi prioritas, di mana radius 5 kilometer dari puncak harus dikosongkan untuk menghindari bahaya lontaran batu pijar.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi awan panas guguran serta aliran lahar, terutama di sepanjang lembah sungai yang berhulu di puncak Semeru, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, khususnya saat terjadi hujan lebat di wilayah puncak.( wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *