Cakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala NewsHeadline

Bangkalan Kembangkan Hilirisasi Pertanian untuk Sejahterakan Petani dan Dukung Program Makan Gratis

×

Bangkalan Kembangkan Hilirisasi Pertanian untuk Sejahterakan Petani dan Dukung Program Makan Gratis

Sebarkan artikel ini
perempuan menanam bibit padi 
perempuan menanam bibit padi 

Cakrawalanews.co-Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, secara resmi mulai menjalankan program hilirisasi pertanian sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil bumi bagi para petani lokal.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa selama ini potensi pertanian di wilayahnya belum memberikan dampak ekonomi yang optimal bagi masyarakat, sehingga pengembangan sektor hilir menjadi prioritas utama pemerintah daerah saat ini.

Keberanian Pemkab Bangkalan dalam mendorong hilirisasi ini didasari oleh kondisi ketahanan pangan daerah yang sangat kuat.

Pada tahun 2025, Bangkalan mencatatkan surplus beras yang sangat signifikan yakni sebesar 108.612 ton dari total produksi mencapai 205.477 ton. Dengan tingkat konsumsi masyarakat yang berada di angka 96.864 ton per tahun, stok pangan di Bangkalan dipastikan aman hingga 13 bulan ke depan, atau melampaui kebutuhan sepanjang tahun 2026.

Tren positif ini merupakan hasil dari peningkatan luas panen yang berkelanjutan. Jika pada tahun 2024 luas panen tercatat sebesar 49.800 hektare, angka tersebut melonjak menjadi 65.858 hektare pada tahun 2025.

Peningkatan produktivitas yang drastis ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga kedaulatan pangan, baik untuk skala daerah maupun kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

Sebagai langkah nyata dalam pengembangan hilirisasi, Bupati Lukman Hakim berencana memperkuat industri penggilingan padi lokal agar Bangkalan mampu memenuhi kebutuhan beras secara mandiri tanpa bergantung pada daerah lain.

Selain bertujuan menyerap hasil panen petani secara maksimal, keberadaan industri pengolahan ini juga dipersiapkan untuk menyuplai bahan baku utama program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bangkalan, sehingga perputaran ekonomi tetap berada di tangan masyarakat setempat.( wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *