Bantuan mencakup pakaian dewasa dan anak, sarung dan mukena, tenda, sembako, kebutuhan bayi dan perempuan, makanan instan, susu, perlengkapan mandi, serta selimut untuk mengurangi beban warga yang kehilangan tempat tinggal.
“Khusus masyarakat yang rumahnya terdampak hampir 100 KK dan mengalami kerusakan sehingga tidak bisa ditempati, PDI Perjuangan memberikan bantuan uang tunai,” tegasnya.
Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim menambahkan bahwa bantuan tunai tersebut diberikan sebesar Rp1,5 juta per KK sebagai dukungan awal agar warga memiliki ruang gerak untuk memenuhi kebutuhan mendesak sambil menunggu proses pemulihan dari pemerintah.
Selain memberikan bantuan, Fraksi PDIP DPRD Jatim dan DPD PDIP Jatim juga melakukan inventarisasi kerusakan rumah, dampak sosial, dan kebutuhan pemulihan. Langkah ini, kata Deni, bertujuan memastikan penanganan pemerintah ke depan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“PDI Perjuangan menginventarisir kerusakan dan permasalahan warga terdampak,” jelas Deni.












