Rasiyo menegaskan, para guru dalam proses kegiatan belajar mengajar saat ini menghadapi berbagai tantangan. Selain guru dituntut menguasai teknologi informasi dalam proses pembelajaran, juga dihadapkan pada kasus bulliying bahkan kriminalitas siswa.
“Seperti kasus di SMA 72 Jakarta, kasus yang terjadi di Tangerang, Bandung, narkoba di Surabaya. Sehingga ini memerlukan perhatian secara sungguh sungguh. Artinya tantangannya luar biasa,” kata Rasiyo yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Jatim.
Guna mengantisipasi kasus kasus semacam itu, Rasiyo mengatakan tidak hanya menjadi tanggung jawab guru di Sekolah, tetapi juga diperlukan kerjasama yang baik antara guru dan orang tua. Keduanya didorong untuk berkolaborasi, dalam mencetak anak didik yang berkualitas. “Agar menjadi anak yang cerdas. Tapi tidak hanya cerdas, tapi juga hatinya mulia, dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa. Itu lebih penting,” tuturnya Rasiyo yang juga mantan Sekdaprov Jatim.












