Prioritas Kerja dan Rantai Pasok untuk Warga Lokal
Poin utama lain dalam Dasa Cita yang disoroti adalah kesempatan kerja bagi warga Kota Surabaya. Wali Kota Eri menegaskan komitmennya agar pemuda Surabaya tidak hanya menjadi penonton di tengah maraknya investasi.
Ia secara khusus meminta pelaku usaha seperti hotel dan restoran di Surabaya untuk memprioritaskan warga lokal dalam kesempatan kerja dan pengadaan barang/jasa (rantai pasok).
”Tolong berikan ke arek-arek Surabaya (terkait) sleeper-nya (sandal hotel), sandal hotelnya, terkait laundry-nya,” pinta Cak Eri, panggilan akrab Wali Kota.
Pemkot Surabaya, melalui Perangkat Daerah (PD) terkait, akan menjamin kualitas produk UMKM lokal agar sesuai standar industri hotel atau restoran, bahkan dengan harga yang sama atau lebih murah.
Karang Taruna Bentuk Tim Khusus
Untuk merealisasikan program ini, Wali Kota Eri Cahyadi meminta Karang Taruna Surabaya membentuk Tim Khusus (Timsus). Tim ini akan mulai bekerja intensif bersama PD terkait Pemkot Surabaya mulai minggu depan.
Tugas Timsus adalah memetakan kebutuhan industri, penyerapan tenaga kerja di sektor swasta, infrastruktur, perhotelan, hingga investasi. Tujuannya adalah memastikan setiap investasi yang masuk dapat menggerakkan ekonomi lokal, mengurangi kemiskinan, dan menekan pengangguran terbuka.












