Wali Kota Perempuan pertama di Surabaya ini berharap, peringatan HPSN bisa menjadi tonggak perubahan demi mewujudkan Indonesia bersih dari sampah dengan diawali di Kota Surabaya sebagai pelopor dalam penanganan lingkungan.
Ketua Tunas Hijau Mochamad Zamroni menambahkan, total jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 12.430 orang. Dari sekian banyak peserta yang datang, lanjut Zamroni, rata-rata didominasi oleh pelajar SD dan SMP se-surabaya.
“Jumlah pelajar SD dan SMP sebanyak 10.051 orang, sisanya dari OPD dan BUMN” kata Zahroni.
Sedangkan untuk total sampah yang terkumpul, Roni sapaan akrabnya tidak mengetahui secara persis jumlahnya.
“Angkanya saya tidak tahu, tetapi setelah acara selesai pukul 9.30 WIB, butuh 9 truk untuk mengangkut sampah,” imbuhnya.
Salah satu pelajar SMP 5 Surabaya, Alfiansyah (14) mengaku senang dengan kegiatan ini.
Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat baik, utamanya mendidik dirinya agar tidak membuang sampah sembarangan dan sadar untuk menjaga kebersihan di lingkungannya.
“Kegiatannya bagus dan bermanfaat bagi saya dan teman-teman,” celetuknya.(hdi/cp02)












