“Dan ini pesan penting sekaligus juga bahwa karya-karya besar Syaikhona Kholil itu juga kita harapkan dapat menjadi pegangan bagi generasi muda ke depan untuk tidak hanya sekedar berbicara tetapi melahirkan sebuah karya-karya besar,” kata Nasih yang juga Ketua Fraksi NasDem DPRD Jatim itu.
Syaikhona Kholil merupakan tokoh penting bagi kehidupan bangsa Indonesia. Hampir seluruh ulama besar di Pulau Jawa dan Madura pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 pernah berguru atau mengambil sanad keilmuan darinya.
Kholil merupakan mata rantai emas yang menghubungkan tradisi keilmuan Islam klasik dengan realitas perjuangan di Nusantara. Tak ayal, ia dikenal sebagai guru dari banyak ulama besar, termasuk pendiri Nahdlatul Ulama KH. Muhammad Hasyim Asy’ari.
Diketahui, Syaikhona Kholil mendapat gelar Pahlawan Nasional tahun ini. Selain Kholil, terdapat 9 orang lainnya yang mendapat gelar tersebut, yakni Abdurrahman Wahid, Jenderal Besar TNI Soeharto, Marsinah, Mochtar Kusumaatmaja, Hajjah Rahma El Yunusiyyah, Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, Sultan Muhammad Salahuddin, Tuan Rondahaim Saragih, dan Zainal Abidin Syah. (Caa)












