Surabaya, Cakrawalanews.co – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa seluruh proses Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) di wilayah Jawa, termasuk Jawa Timur dan Kota Surabaya, akan tuntas sebelum akhir Desember 2025.
Langkah ini menandai tahap akhir konsolidasi besar-besaran PDI Perjuangan pasca Kongres ke-6, sebagai bagian dari strategi memperkuat mesin partai jelang dinamika politik nasional menuju 2029.
“Konsolidasi partai pasca Kongres ke-6 kami lakukan bertahap, dimulai dari luar Jawa, kemudian bergeser ke wilayah Jawa. Jawa Timur dan Surabaya menjadi puncak dari seluruh proses ini,” ujar Hasto di Surabaya Minggu (9/11/2025).
Menurut Hasto, gelombang konsolidasi nasional telah lebih dulu berjalan di Maluku, Maluku Utara, Papua, Aceh, Nusa Tenggara Timur, dan berbagai daerah di Sumatera.
Pendekatan ini, kata dia, mencerminkan semangat partai untuk memperkuat seluruh simpul republik dari pinggiran hingga pusat.
“Ini bukan sekadar rapat partai. Ini gerakan ideologis untuk meneguhkan satu kesatuan politik kebangsaan. Kami prioritaskan daerah-daerah yang membutuhkan penguatan, karena semangat Bung Karno menegaskan bahwa Indonesia adalah satu tubuh,” tegasnya.
Hasto menjelaskan, seluruh Konferda dan Konfercab di Pulau Jawa mulai dari Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, hingga Jawa Timur dijadwalkan selesai paling lambat 31 Desember 2025.
Dengan demikian, lanjut Hasto, struktur PDI Perjuangan di seluruh Indonesia akan solid 100 persen sebelum memasuki 2026.
“Akhir tahun ini, seluruh struktur DPD dan DPC harus rampung. Tahun depan kita masuk ke tahap penguatan ideologi dan kaderisasi sampai ke ranting dan anak ranting,” tandasnya.
Hasto menegaskan, konsolidasi bukan sekadar urusan administratif, melainkan momentum politik untuk menyiapkan kepemimpinan baru yang lahir dari rahim perjuangan partai.
PDI Perjuangan, lanjutnya, tengah menyiapkan generasi pelanjut yang ideologis, tangguh, dan berpihak penuh pada rakyat.
“Kita tidak sedang membangun organisasi biasa. Kita sedang meneguhkan kekuatan politik yang berakar, yang siap menghadapi tantangan zaman dan menegakkan Pancasila di tengah arus pragmatisme,” ujar Hasto dengan tegas.
Rangkaian konsolidasi ini ditargetkan berakhir bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan pada 10 Januari 2026, yang akan menjadi momentum kebangkitan baru partai berlambang banteng tersebut.
“PDI Perjuangan siap memasuki babak baru perjuangan. Dari Sabang sampai Merauke, struktur partai harus berdiri tegak, disiplin, dan solid. Inilah energi politik yang akan menggerakkan bangsa ke depan,” pungkasnya.*












