Selama hampir dua jam, para siswa terlibat aktif dalam diskusi interaktif seputar tugas dan fungsi DPRD, mulai dari legislasi, penganggaran, hingga pengawasan. Berbagai pertanyaan kritis pun dilontarkan oleh para siswa, mulai dari proses pembuatan perda hingga isu-isu aktual yang ramai di media sosial.
“Anak-anak ini luar biasa kritis. Mereka menanyakan berbagai hal, mulai dari mekanisme kerja anggota dewan sampai fenomena-fenomena yang sedang viral. Ini menunjukkan mereka punya rasa ingin tahu yang tinggi dan peduli terhadap persoalan publik,” tutur Puguh dengan kagum.
Menurutnya, kegiatan kunjungan edukatif seperti ini penting untuk menumbuhkan kesadaran politik sejak dini, agar generasi muda memahami proses demokrasi dan fungsi lembaga legislatif secara benar.












