Bagi Gus Fawait, Festival Sapi ini juga menjadi simbol kebanggaan dan karakter masyarakat agraris Jember yang kuat, tangguh, dan penuh kreativitas.
“Kita tidak hanya bicara sapi dan kopi, tapi tentang semangat Jember yang bangkit dan berdaya. Inilah bentuk nyata sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat,” tegasnya.
Selain kontes sapi dan lomba barista, Festival dan Expo Sapi Jawa Timur 2025 juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan seni dan budaya: tari tradisional, musik daerah, patrol khas Jember, hingga Cigar Night — malam hangat yang mempertemukan pelaku usaha, petani, dan tamu kehormatan dalam suasana akrab dan penuh keindahan.
Pemerintah Kabupaten Jember bersama APPSI dan berbagai mitra mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan menikmati kemeriahan Festival dan Expo Sapi Jawa Timur 2025 mulai 31 Oktober hingga 2 November 2025 di Jember Sport Garden (JSG).
Dengan semangat gotong royong dan kebanggaan daerah, festival ini diharapkan menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal, wadah promosi pariwisata dan agribisnis, sekaligus ajang silaturahmi pecinta peternakan dan kopi Nusantara. (Caa)



