Dalam sambutannya, Koordinator Daerah (Korda) BEMNUS Jatim, Helvin Rosiyanda Putra, menyampaikan refleksi kritis atas kinerja satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Satu tahun ini merupakan cermin awal dari arah pemerintahan ke depan. Mahasiswa harus hadir sebagai mitra kritis, bukan sekadar penonton. Kami ingin memastikan bahwa semangat demokrasi tetap dijaga dan aspirasi rakyat tidak dikhianati,” ujar Helvin.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan monolog teatrikal yang menggambarkan dinamika kekuasaan dan potensi kemunculan sikap otoriter yang anti-demokrasi. Pertunjukan ini menjadi penegas atas kegelisahan mahasiswa terhadap indikasi-indikasi penyimpangan dalam tata kelola negara yang demokratis.







