“Trans7 telah nyata sengaja membentuk citra negatif dan menggiring kesesatan opini terhadap kehidupan pesantren yang sesungguhnya dan itu bukan produk jurnalistik yang edukatif,” ujarnya.
Atas dasar itu, IKA PMII Jatim mengeluarkan tiga maklumat penting:
1. Trans7 secara institusi dengan nama pimpinan yang jelas meminta maaf kepada seluruh santri se Indonesia atas kesengajaan beberapa tayangan yang telah merugikan santri dan pesantren.












