“Mari kita jadikan momentum Hari Jadi ke-80 ini sebagai titik tolak untuk memperkuat sinergi dan memperluas dampak pembangunan, agar kesejahteraan benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya menyampaikan bahwa delapan puluh tahun Provinsi Jawa Timur merupakan perjalanan panjang yang penuh sejarah, perjuangan, dan kemajuan. “Delapan dekade ini bukan sekadar rentang waktu, melainkan cerminan dari daya tahan, kerja keras, dan kreativitas masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.
Gubernur Khofifah menyebut bahwa Jawa Timur telah tumbuh menjadi provinsi yang tangguh dan maju, dengan masyarakat yang semakin sejahtera, berdaya saing, dan berkarakter. Dengan sinergi dan soliditas antara Pemprov dan DPRD Jawa Timur, ia berharap pembangunan dapat terus berlanjut secara inklusif dan berkelanjutan.
“Mari kita terus jaga kemitraan strategis ini untuk mewujudkan Jawa Timur yang lebih baik bagi seluruh masyarakat. Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh. Mari kita jadikan momentum ini sebagai pijakan untuk terus melangkah menatap masa depan yang lebih inklusif, sejahtera, unggul, berakhlak, dan berkelanjutan,” tutupnya.(Caa)



