Seringkali masyarakat lebih memilih cara instan dengan menyampaikan uneg-uneg secara emosional, bahkan tak jarang informasi yang belum terverifikasi tersebar luas di media sosial. yang tujuannya terkadang agar viral tanpa alur pemecahan masalah yang jelas.
“Karenanya, agar tidak kalah oleh derasnya arus media sosial, perlu dihadirkan platform rumah curhat yang tepat bagi masyarakat dengan mekanisme kroscek sehingga solusi yang diberikan benar-benar akurat. Lewat CUAN inilah kita berharap penyampaian aspirasi masyarakat bisa tersalurkan dengan lancar dan membuahkan solusi yang tepat,” imbuhnya.
Lewat platform CUAN, masyarakat bisa menyampaikan masalahnya secara dekat, cepat dan tepat. Sebab begitu ada masalah yang disampaikan maka DPRD Jatim akan langsung menindaklanjuti. Tim akan segera memproses aduan ke komisi yang terkait untuk kemudian dicarikan solusi yang tepat dari masalah tersebut.
“Kita pastikan bahwa curhatan yang disampaikan akan diproses. Seperti selama ini jika ada masalah, masyarakat datang ke dewan untuk mengadu. Kemudian ditindaklanjuti dengan hearing dengan menghadirkan pihak-pihak yang terkait. Nah lewat CUAN ini prosesnya akan lebih mudah dan lebih dekat,” tegasnya.
Di sisi lain, terkait Pasar Rakyat, Sri Wahyuni menegaskan bahwa kegiatan ini digelar tiga hari berturut-turut pada tanggal 3-5 Oktober 2025 dengan dipusatkan di Lapangan Bola Desa Padangan Kab Bojonegoro.
Pada saat pembukaan acara yang digelar gratis untuk masyarakat Jatim ini menghadirkan panggung hiburan dengan penampilan Guyon Waton Mr Jono dan Joni.












