“Pengusaha membutuhkan ruang seluas-luasnya dan jaminan sebaik-baiknya agar punya kepastian dalam berinvestasi dan mengembangkan bisnis. Kalau ada kepastian, otomatis usaha bertumbuh, industri bergerak, pajak meningkat, dan lapangan kerja terbuka lebih luas,” tambahnya.
HIPPI Jatim sendiri telah memiliki jaringan di 38 kabupaten/kota dengan produk UMKM beragam, mulai dari kuliner, fashion, hingga pariwisata. Mereka berkomitmen untuk terus berkontribusi membangun ekonomi daerah melalui penguatan basis entrepreneurship. (Caa)












