Selain itu, solidaritas dan rasa kebersamaan inilah yang menurutnya, menjadi perekat bangsa di tengah persoalan yang melanda.
“Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan semua kesulitan ekonomi, tetapi ia adalah simbol bahwa kita masih saling peduli, masih saling menopang, dan masih meyakini bahwa pertolongan Allah selalu bersama orang-orang yang peduli terhadap sesamanya,” ungkapnya.
Ia pun memastikan akan terus berupaya menghadirkan politik yang tidak menjauh dari rakyat, melainkan menyatu dalam denyut nadi kehidupan masyarakat melalui karya-kekaryaan.
“Selama masih diberi amanah, saya ingin memastikan politik menjadi jalan keberkahan, dan jembatan pengabdian kepada masyarakat. Khoirunnas anfauhum linnas,” tutupnya.












