Selain jalanan yang licin, Wali Kota Eri juga memperhatikan sisa gas air mata yang masih terasa perih di mata pengendara motor. Untuk mengatasi hal ini, ia meminta penutupan sementara beberapa ruas jalan agar proses penyiraman dan pembersihan bisa berjalan optimal. Proses pembersihan ini sebetulnya telah dimulai sejak dini hari.
“Ketika kena angin, mata pengendara motor perih kalau ada angin besar karena masih ada bekasnya,” jelasnya.
Mengenai fasilitas umum yang rusak, Wali Kota Eri menyatakan bahwa Pemkot Surabaya akan segera melakukan perbaikan. Ia menegaskan bahwa semua fasilitas yang rusak akan dilakukan perbaikan.
“Kita akan perbaiki semuanya. Kita anggarkan lagi dan akan langsung kita perbaiki,” ujarnya.
Wali Kota Eri juga menyampaikan pesan agar warga menjaga fasilitas umum yang merupakan milik bersama. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai.





