Meski begitu, pembangunan infrastruktur dan layanan publik tetap menjadi fokus utama.
“Kita tidak akan mengorbankan program prioritas, terutama yang langsung menyentuh masyarakat,” tegas Eri.
Untuk menutup kekurangan, Pemkot mengajukan pembiayaan alternatif Rp452 miliar melalui Bank Jatim.












