“Perumda Air Minum Surya Sembada merupakan salah satu Perusahaan Umum Daerah Air Minum yang maju dan bisa dijadikan pembelajaran Perumda Air Minum lainnya,” ujar Suraji.
Menurut Suraji, masih banyak BUMD air minum di daerah yang menghadapi tantangan efisiensi dan keberlanjutan keuangan.
“Jika kita melihat sistem pengelolaan air oleh Perumda lainnya, NRW (Non Revenue Water) nya masih tinggi dan sebagian masih belum FCR (Full Cost Recovery), sehingga kinerja BUMD Air Minum cenderung belum sehat. Kami melihat bahwa Perumdam Surya Sembada ini sudah berhasil 100% pelanggan, sudah FCR, walaupun nilai NRW masih relatif tinggi tapi masih bisa ditoleransi dalam memberikan layanan terbaik pada masyarakat,” jelasnya.
Dalam peninjauan langsung ke proyek IPAM Karangpilang IV di Jalan Mastrip, Suraji juga menyoroti kesiapan teknis Perumda dalam menghadapi kebutuhan air bersih di masa mendatang.




