“Sehingga pengunjung tetap nyaman saat berwisata atau berbelanja di Tunjungan tanpa khawatir kesulitan mencari parkir,” ujar Eri.
Namun, penataan Tunjungan tak berhenti pada urusan parkir semata. Pemkot juga memfokuskan perhatian pada perbaikan infrastruktur lain seperti peningkatan kualitas trotoar untuk pejalan kaki, penataan kabel bawah tanah dan fiber optik, hingga penghijauan dan taman-taman kota.
“Supaya orang-orang yang datang ke Jalan Tunjungan menjadi nyaman dan bisa menikmati Kota Surabaya,” tuturnya.
Eri menegaskan, penataan ini bukan sekadar mempercantik tampilan Jalan Tunjungan, tetapi juga sebagai upaya strategis untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Harapannya, peningkatan jumlah wisatawan bisa berdampak pada kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mendukung program prioritas seperti layanan kesehatan dan pendidikan gratis.












