Lebih lanjut, Bunda Renny memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah di Jawa Timur yang telah mendukung penuh keberhasilan pendirian dan pengelolaan 12 Sekolah Rakyat yang saat ini tersebar di sejumlah wilayah. Salah satunya adalah Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 24 Kediri yang berlokasi di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan.
“SRMA 24 Kediri menjadi contoh luar biasa. Gedung sekolahnya sangat representatif, dengan ruang kelas berstandar internasional. Ini membuktikan bahwa pendidikan gratis tidak harus murahan. Justru ini harus menjadi sekolah kebanggaan rakyat,” paparnya.
Bunda Renny menilai keberhasilan SRMA 24 Kediri adalah bukti bahwa ketika pemerintah daerah, masyarakat, dan DPRD bersinergi, maka program pendidikan berbasis kerakyatan dapat diwujudkan dengan baik. “Ini bukan hanya soal bangunan, tapi soal semangat. Semangat untuk tidak membiarkan satu pun anak di Jawa Timur kehilangan harapan karena kemiskinan,” pungkasnya.












