Bidang pendidikan turut menjadi perhatian. Pemerintah didorong menambah fasilitas sekolah, terutama di kawasan padat seperti Sawahan, dengan mengoptimalkan aset lahan yang belum dimanfaatkan.
Dari sisi ekonomi, DPRD menilai perhatian terhadap UMKM, pariwisata, dan tenaga kerja lokal sudah berada di jalur yang tepat, sejalan dengan misi pertama Wali Kota Surabaya.
“Prioritas ketenagakerjaan bagi warga lokal dan penguatan UMKM harus jadi program konkret, bukan hanya janji,” tegasnya lagi.
Terkait pelestarian budaya, DPRD mengingatkan agar polemik lama tidak terulang.
“Sinkronisasi dengan Dinas Kebudayaan dan dinas teknis lainnya menjadi sangat penting agar tidak ada tumpang tindih,” pungkasnya.












