CakrawalaNews.co – Pemerintah Kota Surabaya bersama Tim Penggerak (TP) PKK terus memperkuat langkah eliminasi stunting melalui inovasi berbasis komunitas.
Salah satunya dengan menghadirkan “Kampung ASI” sebagai bagian dari Gebyar Lomba Bersama Wujudkan Surabaya Emas (BWSE) – Eliminasi Stunting Jilid IV, yang resmi dimulai sejak awal Juli 2025.
Program BWSE Jilid IV kali ini menyasar 607 baduta (bayi di bawah dua tahun) yang menunjukkan indikasi T2, yakni tidak mengalami kenaikan berat badan dua kali berturut-turut. Langkah ini dinilai sebagai pendekatan preventif dari hulu untuk mencegah kasus stunting baru di Kota Pahlawan.
Ketua TP PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, menyampaikan bahwa intervensi tidak hanya soal asupan gizi, tetapi juga soal edukasi dan kebiasaan keluarga dalam mengasuh anak.














