“Makanya, menata kota itu agar investasi masuk. Ketika semua berkunjung untuk wisata di Surabaya, semuanya (perekonomian) bisa bergerak. Kami akan berkomitmen terus untuk meningkatkan kenyaman tempat wisata ke depannya,” tandasnya.
Diketahui, berdasarkan data platform perjalanan digital asal Singapura mencatat, Surabaya masuk ke dalam daftar pilihan favorit wisatawan untuk liburan singkat (micro-travel). Berdasarkan data pemesanan platform perjalanan digital tersebut, Surabaya salah satu dari sepuluh destinasi teratas di Asia.
Meskipun berada di urutan ke sepuluh, Surabaya mampu bersaing dengan kota-kota lain di Asia. Diantaranya, Kota Kuala Lumpur (Malaysia), Seoul (Korea Selatan), Taipei (Taiwan), Manila (Filipina), Pattaya (Thailand), Jeju (Korea Selatan, Nagoya (Jepang), Kaohsiung (Taiwan), dan Penang (Malaysia).












