Ada juga banjir terjadi karena wilayahnya rendah. Hal ini menurut Adam Rusyidi perlu penangan yang berbeda. “Seperti Waru banjirnya karena faktor sungai, sementara Tanggulangin karena berada di cekungan. Tentu berbeda menanganinya ” papar Adam Rusyidi.
Adam Rusydi menyampaikan, dalam berbagai kesempatan rapat dengan Pemprov Jatim pihaknya selalu menempatkan masalah banjir Sidoarjo sebagai obyek yang dibahas, termasuk dalam grand design penanganan banjir di Jawa Timur.
“Kemarin dalam pembahasan master plan penanganan banjir di Jawa Timur, kami sampaikan agar bisa menyambung dengan rencana penanganan banjir di Sidoarjo sehingga penggunanaan anggaran tidak muspro,”katanya.












