Mengenai fakta adanya beberapa pegawai yang terindikasi masuk ke dalam faham radikalisme, Risma menyatakan sudah cukup mengetahui.
”Dari gerak geriknya dari bicaranya, kita sudah tahu. Makanya mari kita lihat sama-sama, kalau ada yang terang terangan menyusupkan faham semacam itu, langsung laporkan ke saya,” katanya.
Di sisi lain, Risma juga menyinggung soal kreatifitas organisasi kepemudaan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Menurutnya, banyaknya kenakalan remaja yang terjadi lantaran sedikitnya peluang guna mengembangkan ekonomi.
”Makanya Ansor saya harap lebih kreatif dalam menciptakan model-model usaha guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi, ini untuk menangkal kenakalan remaja,” katanya.
Di akhir acara, PC GP Ansor Surabaya menyematkan jaket Banser kepada Risma dan Kepala DCKTR Surabaya, Eri Cahyadi. (hdi/cn02)












