“Capaian ini mempertegas bahwa sektor pertanian adalah fondasi ketahanan ekonomi nasional. Kontribusinya terhadap PDB Indonesia lebih dari 12% menjadikan pertanian bukan hanya penyedia pangan, tapi juga penopang stabilitas harga, pencipta lapangan kerja, dan penguat daya saing bangsa,” terang Wiwin.
Selain peningkatan hasil produksi, kenaikan ini juga ditopang oleh penambahan luas tanam. Luas panen padi Jawa Timur periode Januari–Juli 2025 tercatat 1.299.222 hektare, naik 13,4% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kinerja ini turut mendongkrak kontribusi sektor pertanian Jatim terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, yang mencapai 10,52% pada triwulan I 2025 secara tahunan (year-on-year). Namun politisi dari Dapil Jombang – Mojokerto ini menegaskan, capaian ini tidak boleh hanya menjadi euforia sesaat.



