Sekedar diketahui, Beras fortifikasi adalah beras yang dicampur 1% kernel khusus yang mengandung mikronutrien penting yakni, vitamin A, B kompleks (B1, B3, B6, B9, B12), zat besi, dan zinc.
Kandungan ini dirancang untuk mencegah anemia, mendukung pertumbuhan anak, dan menjaga kesehatan ibu hamil serta remaja putri.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan World Food Programme (WFP) juga telah merekomendasikan fortifikasi pangan sebagai cara paling efisien dan terjangkau untuk menekan kekurangan zat gizi mikro—penyebab utama stunting dan berbagai gangguan kesehatan kronis.
Dan yang terpenting, beras fortifikasi tidak mengubah cara masak dan tetap terasa seperti beras biasa. (Caa)



