AdvertorialDPRD JatimIndeksPilihan Redaksi

Kedua Kali Tim Pansel Bank Jatim Tidak Datang, Berikut Tiga Rekomendasi Komisi C DPRD Jatim

×

Kedua Kali Tim Pansel Bank Jatim Tidak Datang, Berikut Tiga Rekomendasi Komisi C DPRD Jatim

Sebarkan artikel ini

Surabaya. Cakrawalanews.co – Rapat kerja Komisi C DPRD Jatim dengan jajaran Komisaris dan Direksi PT Bank Jatim, serta Tim Panitia Seleksi (Pansel) Komisaris dan Direksi Bank Jatim yang dijadwalkan Jumat (16/5/2025) berlangsung tidak sesuai harapan. Pasalnya, Tim Pansel Bank Jatim tidak bisa hadir untuk kedua kalinya sehingga komisi yang membidangi masalah keuangan itu kecewa.

Kekecewaan itu dituangkan dalam bentuk rekomendasi Komisi C DPRD Jatim yang berisi tiga hal. Pertama, berdasarkan ketentuan Permendagri No.17 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Direksi BUMD, serta Peraturan Gubernur Jawa Timur No.8 ahun 2019, ditegaskan bahwa anggota Pansel ebaiknya berasal dari kalangan independen dan/atau perguruan tinggi.

“Kedua, dalam rapat yang telah dijadwalkan bersama Komisi C DPRD Jatim, Tim Pansel Prof Nuh 2 kali tidak hadir. Komisi C menilai bahwa kehadiran Tim Pansel sangat penting untuk memberikan klarifikasi dan keterbukaan terkait proses seleksi, erta menunjukkan itikad baik dalam menjalin komunikasi dengan lembaga legislatif sebagai mitra pengawasan,” ujar Adam Rusydi selaku Ketua Komisi C DPRD Jatim usai rapat.

Ketiga, lanjut politikus Partai Golkar, Komisi C menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mengawasi proses seleksi direksi Bank Jatim agar berlangsung secara profesional, akuntabel dan berintegritas demi kepenngan masyarakat Jatim.

“Kami akan undang kembali Tim Pansel pada Senin (19/5/2025) mendatang. Mudah-mudahan mereka bisa hadir lengkap, karena ini demi kepentingan Jawa Timur kedepan,” tegas Adam Rusydi.

Senada, Hartono anggota Komisi C DPRD Jatim menyatakan kecewa lantaran sudah dua kali diundang rapat, Tim Pansel Bank Jatim tidak bisa hadir. Kalau pada Minggu lalu, keduanya tidak hadir dan hari ini jajaran Direksi dan Komisaris Bank Jatim hadir namun Tim Pansel justru tidak bisa hadir.

“Tadi saat rapat dimulai, baru ada kabar dari Prof Nuh bahwa pesawat yang ditumpangi mengalami keterlambatan (delay) sehingga tidak bisa hadir. Makanya saya sampaikan kepada ketua Komisi C bahwa sebaiknya rapat ini ditunda,” kata politukus asal Partai Gerindra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *