“Kalau orang tua kesulitan internet atau sinyal, cukup datang ke SD terdekat. Tidak perlu ke sekolah tujuan, karena semua bisa dibantu di sekolah yang sudah kami siapkan,” jelas Yusuf.
Ia menegaskan bahwa meskipun sistem SPMB kini berbasis digital, keputusan akhir tetap berada di tangan orang tua.
“Teman-teman di sekolah hanya membantu teknis. Pilihan sekolah tetap ditentukan orang tua. Kami tidak ingin ada kasus salah pilih karena terburu-buru atau tidak memahami mekanisme,” tandasnya.












