CakrawalaNews.co – Para anggota Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) di wilayah Gunung Anyar mengaku was-was lantaran mendapat surat teguran dari Dinas PU Bina Marga Pemprov Jawa Timur untuk membongkar tempat usaha mereka yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga.
Hal tersebut disampaikan oleh para pelaku usaha UMKM tersebut saat Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, menggelar sambang Warkop di kawasan Gunung Anyar Lor pada Jumat (18/04/2025) petang.
“Kali ini kami melaksanakan sambang warkop di wilayah Gunung Anyar. Saat ngopi bersama warga, kami menerima keluhan dari para pedagang yang tergabung dalam BUMK. Karena, mereka menerima surat teguran dari PU Bina Marga,” ungkap Fathoni kepada wartawan seusai kegiatan Sambang Warkop.
Menurutnya, langkah pemprov Jawa Timur melalui Dinas PU Bina Marga kepada para anggota BUMK tersebut terasa tidak tepat untuk saat ini, mengingat peran besar BUMK dalam menopang ekonomi warga.
Oleh karena itu, dirinya dengan penuh hormat meminta Pemprov untuk bersikap lebih bijak dalam menghadapi persoalan ini, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil seperti saat ini.




