“Bahkan saya diberi masukan agar pusat kegiatan Islam juga harus dibangun di setiap kecamatan. Untuk itu saya mohon dukungan kyai dan semua masyarakat. Saya berharap, Gresik kota Santri tak hanya slogan tapi realita kehidupan yang tergambar pada semua wilayah di Gresik “ ujarnya saat melaksanakan Istighosah Qubro yang digelar dihalaman Kantor Bupati, Selasa (2/1) dalam rangka mengawali aktifitas pemerintahan diawal tahun baru 2018.
Ia juga berharap kegiatan keagamaan bisa terus dikedapankan. “Gresik sebagai kota santri, tentu saja kegiatan keagamaan harus dikedepankan. Kami siap membangun berbagai pusat kegiatan Islam di seluruh Wilayah Pembantu Bupati “ harapnya.












