Menurut Puri, untuk AMH 2015 ini, Bagian Humas berpartisipasi di kategori Penerbitan Internal (inhouse magazine), Laporan Kerja Humas Tahun 2014, Pelayanan Informasi melalui Internet, Advertorial terkait program Nawacita dan Revolusi Mental tahun 2015, Merchandise Utama, serta Profil Lembaga. Satu kategori yang tidak diikuti adalah Pameran Humas Instansi.
“Di kategori profil lembaga pemerintah provinsi/ kota/kabupaten, kami mengirim dua produk kehumasan yakni buku “welcome to Surabaya” dan video (film pendek) berjudul “wonderful Surabaya”. Untuk sebelumnya, profil lembaga yang dinilai memang lewat buku,” jelas Puri.
Selama ini, Bagian Humas memang cukup aktif membuat produk kehumasan demi memberikan informasi program-program Pemkot Surabaya kepada masyarakat. Selain Majalah Gapura, untuk tahun ini Bagian Humas telah membuat empat buku yakni “Welcome To Surabaya”, “Mangrove”, “Kampung Lingkungan” dan buku lensa UKM di kawasan eks lokalisasi. Juga dua video: “Wonderful Surabaya dan “Surga UKM”.
Untuk AMH 2015, juara umum untuk seluruh kategori diraih Provinsi Jawa Barat. Menkominfo Rudiantara dalam sambutannya mengatakan akan mengubah program kerja Bakohumas ke depan agar lebih jelas. Pengurus Pusat Bakohumas yang jumlahnya 36 orang, jika dianggap perlu, ke depan juga akan di-reshuffle guna dapat melaksanakan program Bakohumas yang ideal.(mnhdi/cn02)



