Selama Musda berlangsung, hingga hari kedua tidak ada calon lain yang mencalonkan diri untuk menantang Gus Fawait. Hal ini menunjukkan tingginya dukungan anggota Tidar terhadap kepemimpinannya. Kepercayaan generasi muda terhadap kemampuan Gus Fawait memimpin organisasi yang memiliki jaringan luas di Jawa Timur pun semakin besar.
Beberapa tokoh dan kader Tidar Jawa Timur juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Gus Fawait. Mereka menilai bahwa di bawah arahannya, Tidar semakin mengukuhkan diri sebagai organisasi yang memberikan dampak positif di bidang sosial, pendidikan, dan pengembangan potensi pemuda.
“Saya rasa pemilihan Gus Fawait untuk periode kedua ini adalah keputusan yang tepat. Beliau telah banyak berkontribusi dalam membentuk karakter pemuda yang peduli sosial. Tidar semakin berkembang dan solid,” ujar Anwar, salah satu kader Tidar Jatim.



