“PDI Perjuangan adalah partai politik yang besar, maka harus menjadi contoh bagi partai lain, terutama dalam hal menjaga toleransi dan keberagaman. Bamusi harus terus berkembang, karena ini bagian dari ibadah sosial,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris PD Bamusi Jatim, Kuswari, mengungkapkan bahwa agenda pengajian Ramadan di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan terus berlanjut hingga puncaknya pada 21 Maret 2025.
Pada puncak acara Ramadaan nanti, pihaknya akan menghadirkan ulama besar Gus Muwafiq serta menggelar santunan bagi anak yatim dan janda.
“Rangkaian ceramah keagamaan ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan di PDI Perjuangan. Kami ingin menegaskan bahwa PDI Perjuangan bukan hanya partai politik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan keagamaan yang tinggi,” kata Kuswari.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, menegaskan bahwa partainya berkomitmen untuk selalu menjalankan amanat Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Sebagai partai nasionalis, kami berusaha untuk selalu menjalankan amanat Pancasila, yaitu bersatu dalam perbedaan. Oleh sebab itu, agenda keagamaan kami lakukan dan kami rayakan bersama, karena tujuannya adalah senantiasa hadir bersama rakyat,” ujar Sri Untari.
Perempuan yang juga Ketua Komisi E DPRD Jatim itu menambahkan bahwa PDI Perjuangan terbuka untuk semua golongan, tanpa memandang perbedaan suku, agama, atau latar belakang politik.



