Kata Gus Fawait, gaji para guru, nakes, dan tenaga teknis harus dianggarkan satu tahun full kedepannya. “Hari ini kami akan menandatangani draf SK honorer yang lolos PPPK tahap pertama. Meski ada kekurangan anggaran hingga 33 – 35 M, akan kami disediakan pada perubahan anggaran tahun 2025. Kalau tidak ada anggaran, kita lakukan efisiensi. Anggaran terkait perjalanan dinas dan yang kurang penting, bisa kita ambil,”katanya.
Selain itu, disaat yang Gus Fawait juga menandatagi SE terkait libur guru di Jember saat anak anak didik mereka libur. “Guru juga punya keluarga. Mereka harus hadir di tengah-tengah keluarga saat siswa sekolah sedang libur. Jadi, kalau siswa libur, guru juga harus libur,” tegasnya.



