“Ini adalah hasil kerja keras kita semua. Masyarakat tidak hanya datang ke TPS untuk memilih, tetapi juga terlibat dalam penyelenggaraan Pilgub Jatim 2024, mulai dari tingkat TPS hingga keterlibatan sebagai petugas pemutakhiran data pemilih (coklit),” jelasnya.
Selain itu, keberhasilan dalam pendidikan politik juga menjadi faktor pendukung meningkatnya partisipasi masyarakat. KPU Jatim bekerja sama dengan berbagai media cetak, televisi, dan radio untuk memberikan informasi terkait Pilgub Jatim.
“Dalam proses pendidikan politik, kita dapat melihat bagaimana berbagai media aktif menyampaikan informasi tentang Pilgub Jatim, baik melalui cetak, televisi, maupun radio. Ini menjadi bukti bahwa seluruh elemen masyarakat ikut berperan dalam pesta demokrasi ini,” terangnya.












