Menurut Dedik, evaluasi dilakukan untuk memastikan tingkat partisipasi masyarakat di lima lokasi tersebut. Jika partisipasi masyarakat rendah, pelaksanaan CFD di lokasi tersebut mungkin hanya dilakukan satu kali dalam sebulan.
“Kami perlu melihat sejauh mana masyarakat memanfaatkan CFD di lima lokasi itu. Karena jika dibandingkan, Jl Raya Darmo dan Jl Tunjungan selalu ramai, sementara lokasi lainnya cenderung lebih sepi,” imbuhnya.




