3. Burung Minyak dan Burung Walet
Meskipun jarang ditemukan pada burung, namun beberapa spesies burung seperti burung minyak dan burung walet memiliki kemampuan ekolokasi. Burung-burung ini hidup di gua-gua yang gelap dan menggunakan ekolokasi untuk menavigasi di dalam gua dan mencari makanan.
4. Tikus
Beberapa jenis tikus, terutama tikus mol, memiliki kemampuan ekolokasi yang sederhana. Mereka menggunakan kumisnya untuk mendeteksi getaran suara yang dipantulkan dari objek di sekitarnya. Kemampuan ini membantu mereka bergerak dalam kegelapan di dalam liang.
5. Celurut
Celurut adalah mamalia kecil yang hidup di bawah tanah. Mereka memiliki indra pendengaran yang sangat tajam dan dapat menghasilkan suara berfrekuensi tinggi. Suara ini memantul dari objek di sekitarnya, membantu celurut menemukan makanan dan menghindari predator.












