Cakrawala Kesehatan

Mitos dan Fakta Seputar Sakit Tenggorokan, Mana yang Benar?

×

Mitos dan Fakta Seputar Sakit Tenggorokan, Mana yang Benar?

Sebarkan artikel ini

Meskipun infeksi bakteri, seperti Streptococcus pyogenes (penyebab strep throat), dapat menyebabkan sakit tenggorokan, sebagian besar kasus sakit tenggorokan justru disebabkan oleh infeksi virus, seperti virus penyebab flu dan pilek. Selain itu, alergi terhadap debu, serbuk sari, atau bulu binatang, serta iritasi akibat polusi udara, asap rokok, atau udara kering juga dapat memicu sakit tenggorokan. Penting untuk mengetahui penyebab pasti sakit tenggorokan agar penanganannya tepat. Antibiotik hanya efektif untuk infeksi bakteri dan tidak akan efektif untuk sakit tenggorokan yang disebabkan oleh virus, alergi, atau iritasi.

Mitos dan Fakta Lainnya:

Selain dua mitos di atas, ada beberapa mitos dan fakta lain seputar sakit tenggorokan yang perlu diketahui:

Mitos: Sakit tenggorokan menular melalui udara.
Fakta: Penularan sakit tenggorokan umumnya terjadi melalui kontak langsung dengan droplet (percikan air liur) penderita, misalnya saat batuk atau bersin.
Mitos: Semua sakit tenggorokan membutuhkan antibiotik.
Fakta: Seperti yang sudah dijelaskan, antibiotik hanya efektif untuk infeksi bakteri. Sakit tenggorokan yang disebabkan oleh virus, alergi, atau iritasi tidak memerlukan antibiotik.
Mitos: Berbicara saat sakit tenggorokan akan memperparah kondisi.
Fakta: Berbicara secukupnya tidak akan memperparah sakit tenggorokan. Justru, istirahat yang cukup dan menjaga hidrasi penting untuk pemulihan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *