” Di tahun hingga bulan November 2017 ini jumlah kasus menurun drastis yakni 196 penderita,” ungkapnya.
Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Kesehatan dan pihak terkait akan terus berupaya menekan angka kasus DBD dengan mencarikan solusi terbaik.
“ Sehingga diharapkan kasus DBD di Kabupaten Gresik menjadi zero,” ucapnya.
Selain inovasi tersebut, Pemkab Gresik juga melakukan berbagai upaya preventif untuk mencegah ledakan kasus DBD, salah satunya dengan menyebar juru pemantau jentik yang dicanangkan sebgaai gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik).












