Surabaya, cakrawalanews.co – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya Erwin Tjahyuadi mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengkaji ulang langkah penyertaan modal kepada Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Pasalnya, hingga sekarang laporan keuangan perusahaan daerah tersebut dinilai masih belum cukup transparan.
Erwin menyebutkan, ada beberapa anggaran penyertaan modal yang dibelanjakan tanpa dilaporkan ke DPRD Surabaya.
Pihaknya mengetahui hal itu setelah dewan memanggil pihak PDTS KBS terkait laporan keuangan. Menurutnya, ternyata baru terungkap bahwa ada anggaran penyertaan modal di era direktur sebelumnya yang didepositokan ke bank.
Anggaran sebesar Rp 10 miliar yang tidak bisa digunakan untuk revitalisasi KBS, ungkap anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya ini, justru didepositokan di bank dan bunganya digunakan untuk membeli tiga mobil operasional perusahaan.












