Quick count dilakukan dengan mengumpulkan data dari relawan di lapangan yang memfoto formulir C1 plano di TPS sampel.
Abdul Aziz, Juru Bicara Tim Pemenangan, menjelaskan bahwa quick count ini adalah salah satu cara untuk memantau dinamika pemilu.
“Ini adalah salah satu barometer. Namun, kami tetap menunggu hasil real count dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai acuan final,” katanya.
Aziz juga menegaskan bahwa proses quick count yang dilakukan tim internal tidak dimaksudkan untuk menyangkal hasil survei pihak lain, yang menunjukkan keunggulan pasangan Khofifah-Emil.
“Kami tidak menyangkal hasil quick count pihak lain. Kami hanya menyampaikan hasil penghitungan internal kami,” imbuhnya.



