Selain fokus pada persoalan air bersih, Risma juga menyampaikan visi besarnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Ia berjanji akan memperluas cakupan Universal Health Coverage (UHC) di Jawa Timur, memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan secara menyeluruh. Tidak hanya itu, ia juga akan mengupayakan layanan BPJS gratis bagi masyarakat yang kurang mampu.
“Kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Saya akan berusaha memastikan semua daerah di Jawa Timur memiliki cakupan UHC. Selain itu, layanan BPJS akan digratiskan untuk mereka. Ini adalah tanggung jawab kita sebagai pemimpin untuk melindungi masyarakat,” ujar Risma.
Di bidang pendidikan, Risma menunjukkan perhatian besar kepada para guru, khususnya guru ngaji. Ia menyadari bahwa peran guru sangat penting dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas, sehingga kesejahteraan mereka harus menjadi prioritas.
“Saya akan usahakan tambahan biaya pendidikan untuk para guru ngaji. Mereka adalah pilar penting dalam membangun akhlak generasi muda kita. Kita harus menghargai dan mendukung mereka,” tambahnya.
Pernyataan itu disambut haru oleh banyak orang yang hadir dalam acara tersebut. Salah satu warga asal Surabaya, Musyaiyaroh, bahkan hampir meneteskan air mata ketika mendengar cerita Risma. Ia merasa sosok Risma mengingatkannya pada mendiang ibunya yang selalu bangun dini hari untuk beribadah dan membantu sesama.



