Bagas menekankan pentingnya revitalisasi Pasar Tunjungan agar tidak hanya menjadi bangunan bersejarah yang kehilangan fungsi ekonominya. Terlebih, kawasan tersebut dikenal hidup selama 24 jam dengan berbagai aktivitas bisnis dan hiburan.
“Pasar ini harus dimaksimalkan agar tidak hanya menjadi monumen yang mati. Harus ada upaya konkret untuk menghidupkan kembali pasar ini,” lanjutnya.
Ia mengusulkan agar PD Pasar Surya, selaku pengelola, menarik pedagang-pedagang yang dapat memenuhi kebutuhan pengunjung kawasan Tunjungan. Salah satu ide yang diajukan adalah menciptakan konsep pasar modern yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan hobi dan gaya hidup.












