Dengan adanya rencana pergeseran anggaran, Bahtiyar menegaskan bahwa program prioritas yang mendukung masyarakat tetap akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2025.
“Program penting seperti renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) dan beasiswa untuk pemuda tangguh tetap akan dipertahankan,” tegasnya.
Bahtiyar juga menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung program makan siang bergizi ini, asalkan instruksi dan petunjuk teknis pelaksanaannya telah diterbitkan secara resmi oleh pemerintah pusat.
“Jika skema anggaran telah ditetapkan, Pemkot, TAPD, dan Banggar DPRD Surabaya akan mengevaluasi alokasi tanpa mengurangi program-program prioritas untuk masyarakat luas,” pungkasnya.(cn03)



