Bagi Risma, kisah tersebut menunjukkan betapa kaya dan uniknya kuliner Jawa Timur yang tidak hanya lezat, tapi juga menyehatkan. Dia berharap masyarakat tidak pernah merasa minder terhadap makanan tradisional seperti rawon.
“Rawon punya khasiat luar biasa, dan ini penting kita ajarkan ke anak-anak kita, agar generasi penerus kita bangga dan menghargai kuliner sendiri,” ujarnya.
Usai sarapan rawon, sejumlah warga hingga seorang pensiunan guru, salah satunya bernama Bu Esti menyalami Risma dan minta foto selfi.
Sosok Risma, menurut Bu Esti, adalah inspirasi dan panutan bagi masyarakat Jawa Timur, terutama para guru.
“Bu Risma ini idola saya, wonder woman-nya Jawa Timur. Harapan saya, beliau tetap bijaksana dan jadi panutan warga Jawa Timur,” sebut Bu Esti.



