Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan kawasan industri terpadu Gresik JIIPE yang dikunjungi Presiden mengalokasikan lahan untuk lokasi pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK).
Nantinya, menurut Franky, BLK ini didukung oleh Pondok Pesantren Qomarudin dari Gresik untuk mendidik santri menjadi tenaga kerja terampil.
JIIPE yang memiliki kawasan industri seluas 2.933 hektare dan berlokasi di Gresik, dalam proses konstruksi sekarang ini setidaknya telah menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja langsung, di mana 90 persen berasal dari masyarakat di sekitarnya, seperti Kecamatan Bungah dan Kecamatan Manyar.
Hingga kini, sudah ada lima perusahaan yang akan membangun di kawasan industri JIIPE, yaitu perusahaan “smelter”, petrokimia, dan pengolahan garam untuk industri. Kelima perusahaan sedang melakukan konstruksi dan dapat menyerap sekitar 5.000 tenaga kerja langsung. Sementara itu, seluruh kawasan industri ini rencana akan dapat menyerap sekitar 60 ribu tenaga kerja langsung.(hms/mnhdi/cn01)












