“Saya kira nanti warga Jawa Timur bisa melihat keberhasilan selama ini, dengan catatan-catatan yang disampaikan saat debat. Kami yakin warga Jatim akan makin cinta dan memilih Khofifah-Emil hingga periode kedua,” tambah putra kelahiran Banyuwangi tersebut.
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim itu mengatakan, banyak kebijakan Khofifah-Emil yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jatim. Diantaranya adalah program Trans Jatim yang menghubungkan wilayah aglomerasi Surabaya. Seperti Gresik-Mojokerto-Lamongan dan Bangkalan.
Disamping itu, program perbaikan jalan on call yang digagas Bina Marga Jatim yang sangat bermanfaat bagi warga.
“Kalau ada jalan rusak, dinas Bina Marga Jatim langsung memberikan respon untuk memperbaiki. Gak Pakai Lama (GPL) untuk merespon keluhan warga,” jelas pria yang hobby gowes tersebut.
Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur akan menggelar debat pertama Pemilihan Gubernur (Pilgub) pada Jumat (18/10) dengan tema Kebutuhan Dasar, Kesejahteraan dan Pendidikan.
Anggota KPU Jatim Divisi Sosdiklih dan Parmas Nur Salam mengatakan, debat terbuka Pilgub Jatim akan digelar sebanyak 3 kali. Debat pertama dijadwalkan 18 Oktober, Jumat pekan ini, lalu debat kedua pada Minggu, 3 November yang rencananya di DBL, dan debat publik ketiga pada Senin, 18 November yang rencananya digelar di Grand City Surabaya. Sedangkan pelaksanaan Pilkada Serentak pada 27 November 2024. (Caa)












