
Surabaya, cakrawalanews.co – Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri minta pemerintah kota mengoptimalkan perbaikan saluran air dan pavingisasi hingga tuntas Desember 2017.
Syaifuddin juga minta perbaikan saluran terintegrasi satu sama lain, sehingga bisa berfungsi sebagaimana yang diharapkan
“Kami berharap perbaikan saluran mulai dari primer, sekunder hingga tersier bisa terkoneksi dengan baik. Kalau sporadis, fungsi saluran untuk mengalirkan air tak sesuai dengan tujuan,” kata Syaifuddin, kemarin.
Hal ini dikarenakan sebagian merupakan perencanaan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan sebelumnya. “Banyak yang sudah direncanakan PU, tapi di Cipta Karya sebelumnya tidak ada anggarannya,” ujarnya.
Menurut Cak Ipuk, beberapa proyek perbaikan saluran, terutama untuk saluran primer, yang sebelumnya ditangani Dinas PU, Bina Marga dan Pematusan, kini beralih ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya.
Dia menambahkan, perbaikan saluran tersier sebagian besar berada di wilayah pinggiran Surabaya. Namun, proyek tersebut selain lanjutan dari program Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, juga berasal dari usulan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).
“Sebagian mengakomodir musrenbang, juga untuk mengurangi titik-titik banjir,” jelas Cak Ipuk.
Sementara untuk pavingisasi, Syaifuddin mengaku pengerjaannya tidak membutuhkan waktu lama. Karena sesuai peraturan presiden tentang pengadaan barang dan jasa, prosesnya bisa dilakukan tanpa lelang, jika nilainya tak lebih dari Rp 200 juta.
Apalagi, lanjut dia, lokasi pengerjaan di banyak titik sehingga serapannya dimungkinkan sesuai target.
Tetapi, sebaliknya, jika digunakan untuk pembangunan box culvert, dia yakin tak akan selesai hingga akhir tahun. “Karena tergantung pada jaringan utilitas, pengukuran dan lainnya,” tuturnya.(adv/cn03)











